GARDENIA RESORT AND SPA PONTIANAK


Gardenia....nama resort yang tidak asing lagi bagi para fotografer di Pontianak. Kenapa? Soalnya disini paling sering digunain buat lokasi foto prewedding. Aku mengenal lokasi ini saat klienku menginginkan di potret di sini. Tempatnya indah, asri, dan tenang. Dan kali ini, aku pun kembali memotret disini, namun bukan prewedding, tetapi toddler photography. (http://v3photoworks.blogspot.co.id/2015/08/bunda-sulthan.html)
ini dia sulthan yang cakep dan gemesin, usianya 1,5 tahun

Bangunan kayu, udara segar serta pepohonan yang rindang dan tertata rapi . Namun sayang, tidak seperti diluar ruangan yang indah, di kamar yang ku tempati justru udara terasa lembab dan bau. Kurasa itu berasal dari karpetnya. Ternyata beberapa kamar yang lain juga seperti itu. Semoga ini diperhatikan oleh pihak hotel untuk meningkatkan pelayananannya karena untuk harga per malam disini cukup mahal, setara hotel **** . Untuk fasilitas di dalam kamar, peralatan mandi lengkap. Selebihnya hampir sama seperti hotel pada umumnya. Memang nilai plusnya di view dan suasananya.

Untuk sarapannya, menu yang disajikan bervariasi. Minuman, buah buahan cukup lengkap. Dan kita bisa menikmati sarapan di dalam atau di luar ruangan. Untuk rasa lumayan enak. Dan bisa menjadi pilihan bagi keluarga dengan 2 orang anak yang masih kecil, jika ingin berakhir pekan disini, karena disini juga memiliki taman bermain serta kolam renang yang besar. Lumayan kan!

Malam itu ambil paket All u Can Eat, Barbeque , kalo gak salah per orang sekitar 150 ribu.   Pilihan menu nya juga beragam. Ada live musik akustik. Sayang gak ada piano atau keyboard, kalo ada kan pengen ikutan main juga. Hehehehehe. 

Saat aku tiba di Gardenia, waktu sudah jam 9 lewat. Aku lelah dan ingin segera tidur setelah seharian memotret acara pernikahan dan resepsi. Tapi berkumpul dengan sobat dan suamiku sambil ngobrol serta menikmati barbeque, membuat ngantukku hilang dan kembali ke kamar setelah tengah malam. 

Keesokan paginya setelah kami sarapan, sesi pemotretan pun dimulai. Sulthan tampak enjoy saat ku jepretkan kamera. Tak terasa 1 jam berlalu dan Sulthan pun akhirnya tertidur pulas di dalam dekapan Bundanya. Selain memotret Sulthan, iseng-iseng aku dan Etha juga asik di fotoin ama Edo, sepupuku. Horeeee.....makasih Edo. 
aku, etha dan sulthan




penunjuk arahyang unik, terbuat dari kayu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar