DANGAU HOTEL PONTIANAK


Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari jumat, kami diajakin untuk menginap di Dangau Hotel Pontianak. Kebetulan pekan ini kami lagi gak ada acara, so ku iyain ajakan Cece, panggilanku buat Ella.

Sabtu malam, kami tiba di hotel. Malam minggu hotel ini ramai pengunjung, karena setiap malam minggu ada night life di Restoran Hotel. Check in hotel pun berlangsung cepat. Kami dapat kamar no 1109, berada paling belakang di lantai bawah, bersebelahan dengan kamar Cece.  Kamar nya cukup luas, seukuran 4x6 meter dengan jendela yang menghadap ke arah kolam renang. Perlengkapan mandi standar seperti handuk, sabun, shampo, dan sikat gigi disediakan. Sendal hotel juga ada 2 pasang. Teko pemanas air, air mineral ukuran kecil 2 botol serta teh dan kopi juga ada. Tapi kayanya ada yang kurang deh, di kamar Cece ada kulkas kecil, disini gak ada, mungkin rusak. TV nya masih rada jadul, masih pakai TV tabung. Pilihan channel lumayan banyak,  sayangnya, gak ada Net TV, jadi hubby gak bisa nonton siaran langsung bola. Hubby coba hubungi resepsionis tanyain wifi hotel dan password, tapi sayangnya wifi bermasalah, gak bisa di akses. Wah ini minus nya hotel, padahal syarathotel yang bagus tu, koneksi wifi nya kudu kenceng menurutku, apalagi lokasi Dangau hotel yang cukup jauh dari pusat kota, dan disekitar hotel sedikit hiburan.

Ini dia kamar hotelnya...

Kami nyamperin kamar Cece, dan Sulthan, anak Cece, belom tidur. Ku buka gorden jendela kamar Cece, dan kuajakin Sulthan lihat lampu di sekitar kolam renang. Sulthan terlihat senang sambil bilang  "mpu....mpu...." alias lampu. Lalu ku gendong dia. Aku, hubby dan Sulthan pun berjalan-jalan di taman dan pantai buatan di sekitar kolam renang. Gak terasa sudah jam 9 malam, waktu nya Sulthan buat bobo. Kami juga ingin istirahat supaya besok bangun jadi segar. Tapi karena kamarku terletak di belakang, dekat dnegan restoran yang menyuguhkan night life dengan DJ, membuat terasa bising dan aku jadi susah tidur. Akhirnya aku baru bisa tidur saat jam 22.30.

17 Januari 2016
Good Morning....
Kubuka gorden kamarku, cuaca sangat cerah. Pas banget buat mengexplore hotel ini. Aku penasaran dengan taman dan pantai buatannya. Setelah mandi, kami berdua pun mengajak Cece, Sulthan dan mas Weno buat foto bareng. sinar matahari pagi bersinar hangat, langit biru cerah, pepohonan kelapa di sekeliling hotel menambah sempurna suasana. Kami berjalan-jalan di pantai buatan serta taman. Hotel ini bagus buat spot fotografi jika hari cerah. Taman nya dinamis dan asri. Tambahan kursi taman di antara tanaman, membuatnya semakin cantik. 






Spot paling menarik yakni pantai buatan. Pantai ini memiliki pasir putih sama seperti di pantai pasir panjang. Meskipun tidak luas, tapi pohon kelapa yang tumbuh subur disini dan kolam renang dengan keramik berwarna biru, membuatnya mirip seperti pantai sungguhan. Lumayan buat asik asikan selfie. 

Lalu kami menuju ke restoran. Restoran bergaya rustic ini memiliki perpaduan yang indah. Menyatu dengan alam, modern. Menurutku selera pemilik hotel bagus, karena jarang ada hotel yang memiliki restoran seperti ini. Kita bisa menikmati sarapan baik outdoor maupu indoor. Kami memilih indoor. Disini prasmanannya hanya terdiri dari corn flakes atau coco crunch, dan beberapa jenis buah. Untuk minumannya ada jus semangka, susu, the kopi, dan air putih yang dicampur dengan potongan lemon. Untuk makanannya sendiri, kita diperbolehkan memesan 2 porsi per kamar. Lebih dari itu dikenakan biaya. Pelayan memberikan menu dan ada beberapa pilihan baik makanan nusantara ataupun western. Aku dan hubby memilih nasi goreng. Cukup lama, sekitar 20 menit, tapi saat disajikan, penyajiannya lumayan apik, dan rasanya juga enak. Nilai plus di telur mata sapi setengah matangnya. Cantik.






Disini asik buat hang out. Padu padan furniture nya aku rasa pas baik indoor maupun outdoor. Dan kalo malam minggu, night life yang menghadirkan DJ disini. Oh ya, hotel ini restorannya terkenal dnegan sajian Nusantara. Karena itu, saat siang, banyak pengunjung yang datang untuk sekedar makan. Taman serta kolam yang berisi teratai merah yang indah, mengelilingi dangau-dangau (pondok) yang ada. Sama seperti restoran, Pemilihan kayu untuk bangunan sangat dominan disini sehingga tercipta atmosfer yang asri dan alami. 






Kolam renang, tidak begitu terasa kaporitnya, mungkin karena jarang digunakan. Kami berenang setelah kolam renang di bersihkan. Air kolam tidak begitu bersih, tapi masih tahap level yang bisa diterima ^_^ dengan indikator setelah berenang dan mandi bersih, badanku tidak terasa gatal. hehehe....Dan liburan kami berakhir disini, menghabiskan waktu 1,5 jam dengan berfoto underwater. Liburan yang menyenangkan. 

This is underwater video ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar