SUNFLOWER GARDEN CHANGI AIRPORT SINGAPORE

Akhirnya, kutemukan juga taman bunga matahari ini. v3 yang demen banget ama bunga matahari musti mendatangi spot ini. Setelah sekian kali ke Bandara Changi, dan ini waktu yang tepat untuk menjelajahi dari terminal 1,2, dan 3. Waktu transit yang panjang tidak membuat jenuh jika kita berada di Changi. Karena bandara ini memiliki segudang fasilitas, hiburan, tempat berbelanja dan restoran, tempat ibadah, dan lain sebagainya. Super komplit. Tak heran akhirnya tahun 2016 bandara Changi dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia. 


Kali ini VisitV3 bersolo trip. Penerbangan dari Bandung ke HCMC mengharuskan transit di Changi. Dengan menggunakan low cost air, yakni Air Asia dari Bandung ke Singapore pagi hari, dan dilanjutkan penerbangan sore dari Singapore ke Ho Chi Minh City, V3 punya waktu panjang sekali untuk mengeksplore semua.
Setiba di Changi, V3 mencari buku panduan bandara Changi yang tersebar di setiap sudut. Dengan adanya peta,tidak begitu untuk menemukan Sunflower Garden yang terletak di teras terminal 2 ini. Meski memang sempat bingung dengan letak taman, tapi salah satu petugas Changi menunjukkan arah. Kita harus melewati eskalator kemudian berbelok masuk dalam suatu ruangan dan akhirnya menuju ke teras. Di sana pintu masuk menuju taman. 
Sunflower Garden ini juga merupakan smoking area. Disini sinar matahari terasa menyengat sesuai dengan tema taman. Ada beberapa kursi, payung dan meja untuk berteduh. Tapi jika kesini siang bolong tentu tidak mampu berlama lama saking gerahnya. 
Itulah sempurnanya Changi Airport, setiap tanaman disini selalu dirawat sedemikian rupa, dan hanya tanaman terbaik yang disajikan. Setiap hari petugas menyiangi bunga yang sudah mulai layu dan lalu diganti dengan tanaman bunga matahari yang baru yang berasal dari Nursery Plant alias tempat perawatan dan pengembangbiakan tanaman. Sewaktu V3 kesana, tampak beberapa petugas hilidr mudik dengan gerobak sorong mengganti tanaman, menyiangi, merawat serta menyiram bunga. Jika dilihat, bunga-bunga matahari masih terlihat bagus, tapi sudah diganti dengan yang baru dan segar. Seandainya ada pintu kemana saja, pasti sudah v3 bawa pulang kerumah, daripada dibuang. 
Sayang, tidak sanggup berlama lama, matahari semakin meninggi. Sudah mulai keringetan. Apalagi gak ada yang motretin (derita kalo solotrip, dan gak punya tongsis, males pakai tripod dan dslr). Jadi V3 pun kembali ngelanjutin mengeksplor taman taman lainnya. Next time, musti bareng hubby kesini. Jadi bisa gantiin motret. Hehehe....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar