CAVENAGH BRIDGE AND MERLION PARK SINGAPORE

Tara......Alhamdulillah, akhirnya kita berdua ke Singapore. Lumayan banyak tempat di Singapore yang kami kunjungi, tapi kami posting yang ini because we really love this place. Apalagi cuaca cerah dan indah. Ini adalah Boat Quay yakni pelabuhan bersejarah di Singapore yang terletak di  muara sungai Singapore. Dulunya merupakan pelabuhan tertua tersibuk di Singapore yang menangani hampir semua bisnis perkapalan di era tahun 1860 an. Menurut kepercayaan cina, Boat Quay akan mendatangkan kemakmuran dan kekayaan karen ekor sungai disini ini mirip seperti bentuk perut ikan mas. Karena itu dibangunlah banyak ruko, restoran dan bar di sepanjang sungai  sehinga wilayah tersebut semakin ramai. Sekarang ini Boat Quay telah begeser jauh dari perdagangan maritim, tapi sebagai tempat pariwisata di tepian Singapore River

Berjalan menyusuri tepian sungai, selanjutnya kamu ke jembatan Cavenagh ( Cavenagh Bridge). Jembatan yang kece ini merupakan jembatan bersejarah, dibuka tahun 1870, dengan panjang 79,25 meter dan lebar 9,45 meter membuat jembatan ini cocok digunakan untuk pedestrian bridge atau bagi para pejalan kaki. Sejak tahun 1910 jembatan ini tidak boleh dilewati semua kendaraan kecuali pejalan kaki dan sepeda. 






MERLION PARK
Dari kejauhan tampak  Merlion Park. Berada tepat di mulut sungai Singapore, Merlion berdiri kokoh. Merlion atau Singa Laut adalah patung berkepala singa dengan badan seperti ikan. Namanya merupakan gabungan dari ikan duyung dan singa. Dirancang untuk Badan Pariwisata Singapura pada tahun 1964 dan dipergunakan logonya hingga 1997. Tinggi patung ini 8,6 meter dengan berat 70 ton, dibangun dari campuran semen oleh seniman Singapura, Lim Nnag Seng. Jadi patung di disini yang asli dan replikanya bisa di temukan di Pulau Sentosa.

Marina Bay tarletak di sebrang depan Merlion dan Esplanade (bangunan berbentuk durian) berada di sebrang kiri Merlion. Jadi dari sini kita bisa mendapatkan 3 objek ikon singapore sekaligus. Waktu yang tepat kesini saat pagi hingga pukul 10 dan sore hari, saat senja. Jika tengah malam, kemungkinan air yang mancur dari mulut Merlion telah dimatikan, seperti yang pernah aku alami dulu. Sayangnya untuk memotret disini gak mudah, karena ramai wisatawan memadati tempat. Ini pas kami beruntung, lagi gak rame pengunjung. Jadi hasil foto kami juga lumayan oke. 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar