SUNGAI ITIK DAN KAKAP

Mama Trip kali ini kami berempat, aku, papi, Bapak dan Mama ku. Kami ke sungai Itik dan Kakap. Kata Mama ku, sudah lama beliau tidak kesana. Jadinya, trip kali ini untuk menghilangkan rasa penasaran mamaku.
Sungai Itik
Aku teringat dulu saat PKL disini, aku pernah mengunjungi salah satu tempat pembuatan gula merah. Dan kami pun berkenalan dengan bang Santo. Beliau meneruskan usaha keluarga. Bang Santo yang ramah ini banyak bercerita tentang proses pembuatan gula merah. Biasanya sehari 2 kali dia mengambil nira kelapa. Dan untuk memasaknya setiap pagi hari. Dalam proses memasak memakan waktu sekitar 4 jam an dan harus ditunggui dan diaduk agar rata. Ada kayu khusus yang digunakan sebagai bahan pembuatan gula merah ini.



Gula merah yang sudah mengental dan masak, kemudian di tuang kedalam bungkusan plastik, dan dibiarkan membeku lalu dibungkus dan siap dijual. Biasanya bang Santo menjual ke pengepul di sekitar lingkungannya.


Setelah melihat proses pembuatan gula merah, kami pun melanjutkann perjalanan ke Kakap. Namun sebelum itu, aku menyempatkan diri menjepret pemandangan di sungai Itik. Langit yang biru serta awan yang indah membuat foto menjadi semakin hidup.


Kakap
Jarak dari sungai Itik ke Kakap tidaklah jauh. Tidak sampai 10 menit, kami sudah tiba di Kakap. Kami mencoba ke rumah makan yang belok kanan. Tenyata masih beroperasi rumah makannya namun sepi pengunjung, jadi kami hanya sekedar lewat dan berfoto sebentar. 



Kami langsung melanjutkan perjalanan ke Restoran Teratai Kakap. Kebetulan saatnya makan siang. Mamaku juga ingin bernostalgia menikmati makan dengan ditemani semilir angin dan pemandangan laut muara. Mama juga menyempatkan diri berfoto di dermaga.

Restoran ini di hari minggu ramai dikunjungi. Ada beberapa pondok lesehannya yang sudah di renovasi. Untuk makanannya, memang termasuk cukup mahal. Untuk makanan dan minuman yang kami pesan ini, 590ribuan. Jadi kalo ingin makan seafood disini, sebaiknya pastikan berat seafoodnya, sesuai keinginan kita atau jika tidak, kita mungkin akan mendapatkan seafood ukuran besar. Harga seafood disini dihitung perkilo dan perjenis masakan. Untuk rasa masakanannya lumayan enak. Kecepatan penyajiannya standar, tidak begitu lama.  Jadi disarankam jika kesini, untuk menu kami ini bisa buat ber enam. Kalo berempat menurutku porsinya terlalu banyak.


Restoran ini buka setiap hari. Halaman parkirnya luas. Dan jika kita ingin membeli hasil laut, datanglah saat pagi hari. Di dermaga, ada tempat pelelangan ikan. Ikan itu masih freah dan baru dibawa nelayan hasil tangkapannya melaut. Ayo ke Kakap!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar